Photobucket

Senin, Maret 31, 2008

Beberapa Hadits Dhaif & Maudhu' (Palsu) yang tersebar dikalangan umat Islam

S

alah satu musibah yang besar yang menimpa umat islam akhir zaman ini yaitu seringnya mendengarkan pengajian dari salah seorang ustadz atau khutbah dari seorang khathib, yang mereka berhujjah menggunakan hadits-hadits lemah atau palsu, dan ini adalah perkara yang membahayakan dan merupakan salah satu penyebab timbulnya perkara2 yang baru dalam peribadatan (bid'ah). Padahal hadits dhaif dan maudhu' tidak dapat dijadikan hujjah baik dalam hal aqidah maupun hukum.Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :

“Artinya : Barang siapa berdusta dengan sengaja atas namaku maka hendaknya ia menempati tempat duduknya di Neraka”. [Hadits shahih mutawatir]

Oleh karena bahayanya perkara ini, maka perlu dikhabarkan kepada saudara-saudara kita sesama muslim tentang hadits-hadits yang (tidak jelas kedudukannya) menurut ahli hadits. Beberapa hadits Dhaif atau Palsu yang banyak beredar antara lain :



[1]. Hadits Palsu
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa diberi (oleh Allah Jalla Jala Luhu) kelahiran seorang anak, lalu ia beradzan di telinga anaknya yang sebelah kanan da iqomah di sebelah kiri, maka syetan tidak akan membahayakan anak tersebut” [Silsilah Hadits Dhaifah jilid I hadits nomor 321]

[2]. Hadits Palsu
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa menunaikan haji ke Baitullah dan tidak berziarah (mengunjungiku) maka ia telah menjauhiku” [Silsilah Hadits Dhaifah jilid I hadits nomor 45]

[3]. Hadits Palsu
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa menunaikan haji, lalu berziarah ke kuburku sesudah aku mati,maka ia seolah-olah berziarah kepadaku ketika aku masih hidup” [Silsilah Hadits Dhaifah jilid I hadits nomor 47]

[4]. Hadits Palsu
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa berziarah ke kubur orang tuanya atau salah seorang dari keduanya setiap hari Jum’at, niscaya diampuni dan ditulis baginya kebaikan” [Silsilah Hadits Dhaifah jilid I hadits nomor 49]

[5]. Hadits Palsu
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Barangsiapa berziarah ke kubur kedua orang tuanya setiap hari Jum’at, lalu membaca di samping kubur kedua orang tuanya atau kubur salah seorang dari keduanya surat Yasin, niscaya diampuni dengan setiap ayat atau huruf (yang dibacanya)” [Silslah Hadits Dhaifah jilid I hadits nomor 30]

Dan masih banyak lagi hadits-hadits dhaif & maudhu' yang beredar di Masyarakat, Semoga hal ini menjadi peringatan dan mengingatkan bagi orang yang mengambil pelajaran sedang ia takut (kepada Allah Jalla Jala Luhu.

Sumber : http://www.almanhaj.or.id